Rabu, 23 Maret 2016

Hemat Dalam Menggunakan Air

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Hemat Dalam Menggunakan Air

Hemat Dalam Menggunakan Air


– Pada saat musim hujan, terkadang kita menjadi sangat boros dalam menggunakan air karena persediaan air yang melimpah. Tetapi, Rasulullah Muhammad SAW telah mengajarkan kepada kita untuk tidak boros dalam penggunaan air. Sebagaimana hadits di bawah ini:
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, mengatakan: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dengan satu mud (air) dan mandi dengan satu sha’ sampai lima mud (air)” (HR. Bukhari dan Muslim).
1 sha’ = 4 mud. 1 mud  setengah liter. Barhasarkan hadits tersebut, banyak orang yang bertanya tanya. Bagaimana jika kita bisa berwudhu atau mandi dengan kadar air kurang dari 1 mud air atau 1 sha’ air ? jawabannya adalah. Hadits tersebut hanya menceritakan banyaknya air yang telah mencukupi bagi wudhu Rasulullah SAW. Bukan batas minimal atau pun maksimal yang diharuskan sehingga tidak boleh berwudhu atau mandi kurang atau melebihi dari banyak air tersebut. Tujuan hadits tersebut adalah sebagai peringatan bahwa, kita sebaiknya mengutamakan untuk bersikap sederhana dan tidak berlebih – lebihan baik dalam penggunaan air atau pun lainnya. Maka dari itu, dianjurkan bagi siapa saja yang mampu menyempurnakan wudhunya dengan kadar air yang sedikit untuk berhemat dalam menggunakan air dan tidak melebihi kadar tersebut (berlebih – lebihan). Karena berlebih-lebihan dan bersikap boros dilarang dalam syariat agama Islam.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tips Hemat Mengatur Uang Belanja

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Tips Hemat Mengatur Uang Belanja

Mengatur Uang Belanja


Berbelanja merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi setiap orang, terutama bagi kaum wanita. Wanita sangta menyukai berbelanja, mulai dari baju, sepatu, aksesoris dan keperluan lainnya. Akan tetapi, saat berbelnaj banyak wanita yang lupa diri menghabiskan banyak uang untuk berbelanja sehingga pengeluaran pun menjadi lebih besar dari tujuan awal. Kebiasaan tersebut menjadi sifat boros.
Berikut tips agar tetap hemat saat wanita berbelanja :
Membuat daftar belanja
Jika anda memiliki banyak target untuk membeli beberapa beberapa barang, maka buatlah daftar belanja yang anda prioritas dari seluruh barang yang akan anda beli. Urutkan dari barang yang paling anda butuhkan dalam waktu dekat dan sesuaikan dengan budget anda.
Membawa uang secukupnya
Dengan membawa uang sedikit, anda akan semakin selektif dalam memilih barang. Jika anda membawa uang yang berlebihan, tentu anda akan mudah tergoda dalam membelanjakan uang anda dengan barang-barang yang anda sukai.
Memprioritaskan kebutuhan
Agar kegiatan belanja anda lebih efektif dan efisien, usahkanan langsung ketempat tujuan anda untuk membeli suatu barang yang sudah anda rencanakan, supaya anda tidak mudah tergoda dengan barang-barang yang berada di tempat lain.



Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tips Hemat Berbelanja Make Up

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Tips Hemat Berbelanja Make Up

Make Up

Kebutuhan wanita sudah terbukti sangat banyak. Berbagi macam produk seperti  skincare, make up dan lainya. Bila tidak pintar mengelola keuangan, bisa-bisa habis hanya untuk membeli produk-produk tersebut. Berikut beberapa tips hemat berbelanja make up :
Beli Produk Multiguna
Produk perawatan yang bisa digunakan untuk tujuan berbeda dapat menghemat pengeluaran anda. Contoh, Kamu bisa beli lotion sekaligus sun screen jadi bisa digunakan saat cuaca mulai dingin serta juga ketika matahari sedang terik-teriknya.
Membuat Sendiri
Manfaatkan bahan-bahan dapur semacam alpukat, yoghurt, bengkoang, pisang, alias madu untuk memelihara kulit cantik Anda. Bisa diolah menjadi masker alias lulur untuk mengencangkan kulit serta membuatnya nampak tahan lama muda.
Jangan Termakan Iklan
Iklan banyak menggiurkan orang untuk membeli produk tersebut. Padahal belum pasti produk tersebut tepat dengan tipe kulit. Sebelum membeli ada baiknya pastikan  produk tersebut baik untuk kulit anda.
Beli Ukuran Besar
Bila produk perawatan kulit tersebut cocok, jangan ragu untuk langsung beli ukuran besar. Biasanya harganya nggak jauh beda dengan ukuran kecil. Jadi  lebih baik pilih yang besar supaya lebih ekonomis.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Qanaah dan Hemat

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Qanaah dan Hemat

 Hemat

Manusia yang mampu mengekang syahwat dan keinginannya maka ia memperoleh kenyamanan dan kebahagiaan. Biasanya ia akan bersikap hemat dalam kehidupannya atau seimbang dalam mengurus hartanya. Keseimbangan dalam cinta harta disebut qana’ah. Imam Shadiq berkata, “Aku menjamin bahwa orang yang hemat tidak akan menjadi miskin.”

Tidak ada hubungan antara kikir dan hemat. Namun banyak orang yang kikir tidak mengeluarkan hartanya dengan dalih bersikap hemat yag dianjurkan oleh akal. Ini hanya alasan yang dibuat-buat orang yang berdosa yang sebenarnya dicekam oleh perasaannya sendiri. Bersikap hemat berarti mengatur pendapatan sesuai dengan ketentuan akal sehat. Yakni, memberi jika memang keadaan megharuskan memberi dan menahan harta (tidak memberi) jika memang keadaan menuntut demikian tanpa berlebihan dan kekikiran. Sedangkan kikir berarti menahan harta pada saat harus memberi. Lalu, adakah kesamaan antara dua karakter ini?

Tindakan hemat merupakan keseimbangan yang tepat, dan lawannya ialah pemborosan dan kikir. Sedangkan kedermawanan dan mendahulukan orang lain (itsar) tidak bertentangan dengan sikap hemat jika memang keadaan menuntut demikian. Orang yang hemat adalah orang yang dermawan, karena ia menjalankan tuntutan syariat dan tuntutan kemuliaan diri serta tradisi. Dan orang kikir ialah orang yang menghalangi salah satu dari tuntutan tersebut.
Qanaah merupakan sifat yang hampir mendekati ekonomis (hemat) dalam pengaruhnya, juga dalam maknanya. Perbedaan antara keduanya seperti perbedaan antara khuluq (akhlak atau karakter) da suluk (perilaku). Qanaah adalah malakah (karakter yang melekat) yang ada dalam diri manusia yang menjadikannya puas dengan hal yang sedikit dan merasa cukup dengan apa yang memenuhi kebutuhan. Sedangkan hemat ialah pengaturan terhadap pendapatan atas dasar keperluan dan kebijaksanaan. Pengaruh dari dua karakter tersebut adalah ketenangan jiwa dengan apa yang diperolehnya. Jadi, sikap hemat memerlukan qana’ah dalam keberadaannya, sedangkan qana’ah membutuhkan sikap hemat dalam praktiknya.

Manusia diciptakan dan diciptakan pula bersamanya kebutuhan dan berbagai sarana yang akan menopang kebutuhan tersebut. Manusia membutuhkan pangan karena ia ingin hidup. Ia pun butuh pakaian karena ingin bermasyarakat; ia butuh tempat tinggal karena ingin menyendiri (bebas). Jelasnya, manusia memerlukan hal-hal primer sebagai sarana kehidupan. Ia memerlukan harta untuk mencapai segala tujuan itu, dan membutuhkan pekerjaan untuk memperoleh uang. Dan bagaimana mungkin ia akan bisa bekerja kalau tidak bermasyarakat.

Mata rantai kebutuhan-kebutuhan ini satu dengan lainnya saling terkait. Harta benda termasuk dari bagian mata rantai ini yang berhubungan. Dan tidak ada seorangpun yang mengingkari peran pentingnya dalam kehidupan. Hanya saja, masalah yang ditentang oleh akal adalah saat harta dijadikan tujuan pertama dan terakhir yang dapat meghancurkan segala tujuan, bahkan demi mendapatkan harta tersebut dihalalkan segala cara dengan tidak memperdulikan hukum-hukum syariat dan undang-undang. Ini adalah sumber kejahatan dan merupakan viru
s penyakit. Inilah yang disebut sikap berlebihan terhadap harta, dimana kita mendapatkan banyak kecaman berkenaan denganya.

Sehubungan dengan bahaya harta dikatakan bahwa jika setan letih menggoda manusia, maka dia akan memperdaya manusia dengan menggunakan harta kekayaan. Karena itulah, harta merupakan perangkap dan jebakan setan yang paling berbahaya. Harta adalah pintu syahwat dan kunci segala ketamakan. Manusia tergadai oleh ketamakannya dan budak syahwatnya. Demikianlah harta akan memperbudak manusia yang merdeka.

Syariat Islam mempunyai pandangan yang tepat berkenaan dengan cara menyikapi harta. Harta menurut Islam adalah sarana yang dengannya manusia dapat memenuhi kebutuhannya, bukan menjadi tujuan dalam kehidupan manusia. Karenanya memperoleh harta dengan cara mencuri dan berkhianat atau berbuat aniaya dalam muamalah serta merampas hak orang lain benar-benar dikecam dalam syariat Islam dan akal serta akhlak. Begitu pula dengan riba dan rentenir adalah hal yang terlarang. Riba saat ini adalah penipuan yag dilegalkan oleh undang-undang sipil, sedagkan rentenir adalah pencuri yang dihormati oleh undang-undang. Karea itu setiap muslim, harus dengan sepenuh keyakinan untuk menolak praktek riba dan rentenir ini dalam kehidupannya sehari-hari dan jangan coba-coba menerapkannya.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tips Memilih Baju Untuk Bayi

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Tips Memilih Baju Untuk Bayi

Baju Untuk Bayi

Banyak orang berpikir untuk membelikan baju bayi sebagai hadiah untuk keluarga mereka yang mempunyai bayi. Tetapi, sering baju tersebut kekecilan dan pada akhirnya tidak padat dikenakan. Ternyata, membeli baju untuk bayi itu susah-susah gampang. Berikut tips memilih baju untuk bayi :
Pilih Ukuran Lebih Besar
Bayi tumbuh dengan cepat, saat memilih baju untuk mereka pilihlah baju yang satu ukuran lebih besar dari usia bayi tersebut. Lebih baik membeli baju yang kebesaran daripada yang kekecilan.
Padukan Yang Branded Dengan Yang Biasa
Ingin bayi anda tampil stylish namun tetap hemat? Padukan baju branded dengan baju yang lebih murah. Anda dapat membeli rompi, alias aksesoris branded untuk dipadukan dengan baju biasa.
Utamakan Kenyamanan Bayi
Yang paling penting dalam membeli baju untuk bayi adalah kenyamanan. Pastikan bahannya lembut dan nyaman untuknya. Jangan membeli baju hanya karena modelnya. Pastikan dirinya bisa bergerak leluasa tanpa terganggu oleh baju yang dikenakannya.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!